Nasi Goreng Ternyata Merupakan Sebuah Ketidaksengajaan?

Magelang – Nasi goreng. Makanan ini lahir dari keinginan untuk tidak membuang-buang makanan yang ada, dalam konteks ini yaitu nasi putih. Konon, di China bagian selatan, nasi goreng merupakan hidangan yang dibuat agar makanan sisa tidak terbuang.
Dulu, nasi goreng dibuat dengan cara mencampurkan nasi putih, sayuran, daging, dan garam lalu dimasak sebentar. Teknik yang terlihat mudah ini ternyata justru dapat meningkatkan cita rasa makanan lewat campuran nasi sisa kemarin, sayuran, daging sisa, dan penyedap.
Nasi goreng tidak memiliki aturan tetap dalam memasak, hal inilah yang justru menjadi alasan nasi goreng bisa berkembang hingga saat ini. Hanya bermodalkan nasi sisa, penggorengan dan bahan bahan yang ada, nasi goreng bisa dibuat dan meningkatkan cita rasa dari campuran tersebut.
Jika kita melihat kondisi sekarang, nasi goreng bisa menjadi salah satu “makanan paling enak di dunia” berkat macam variasi dan keunikannya. Hal ini dapat kita lihat dari banyaknya varian nasi goreng, mulai dari masing masing daerah bahkan masing masing negara.
Saat ini, di Indonesia nasi goreng telah berkembang berbagai jenisnya. Seperti di Magelang, ada yang namanya nasi goreng Magelangan yang keunikannya terletak di penggunaan mie yang dicampur dalam hidangan nasi gorengnya. Ada juga nasi goreng padang yang dibuat dengan bumbu khas Minang yang kuat. Lalu ada nasi goreng aceh yang dibuat dengan rempah-rempah khas Aceh seperti asam sunti dan daun kari. Dimasa sekarang ini, muncul banyak sekali jenis nasi goreng seperti nasi goreng seafood, nasi goreng babat, nasi goreng hijau, dan lain sebagainya.
Hal ini bisa terjadi karena nasi goreng sejatinya adalah makanan yang dibuat dengan mencampurkan berbagai macam bahan-bahan makanan sisa sehingga bahan yang digunakan sangat fleksibel. Dari yang sebelumnya hanya dari makanan sisa, sekarang telah berkembang menggunakan bahan yang khas dan unik.