Skip to content
-
Portal Berita Kuliner Terlengkap di Magelang
Cicip Cuit Cicip Cuit Cicip Cuit
Cicip Cuit Cicip Cuit Cicip Cuit
Langganan
Cicip Cuit Cicip Cuit Cicip Cuit
Cicip Cuit Cicip Cuit Cicip Cuit
Langganan
Home/Sejarah Rasa/Jejak Perjalanan Mie Ayam, dari Negeri Tirai Bambu hingga ke Nusantara
Sejarah Rasa

Jejak Perjalanan Mie Ayam, dari Negeri Tirai Bambu hingga ke Nusantara

By Atmind
April 25, 2026 2 Min Read
0
Mie Ayam. Foto: unileverfoodsolutions.co.id

Magelang – Aroma kaldu yang mengepul, lenturnya mie kuning, potongan ayam kecap yang manis gurih, dan taburan daun bawang yang wangi. Mie ayam telah menjadi pelipur rasa di dunia kuliner Indonesia. Berasal dari negeri tirai bambu hingga hadir di kedai atau pedagang kaki lima yang menjamur di jalanan Indonesia. Namun, di balik kelezatan yang kita nikmati di pinggir jalan ini, tersimpan evolusi panjang dari ‘Bakmi’ yang eksklusif hingga menjadi hidangan sejuta umat yang tak mengenal kasta. 

Mie ayam merupakan salah satu hidangan mie yang paling sering ditemui di Indonesia. Bukan jadi hal sulit untuk mencari gerobak mie ayam di kota manapun kalian berasal. Sesuai dengan namanya, komposisi mie ayam terdiri dari mie yang diberi topping potongan ayam yang sudah dibumbui dengan bumbu kecap, potongan sawi rebus, dan sentuhan terakhir dengan menaburkan potongan daun bawang. 

Karena sudah sering melihat banyak pedagang yang menjual di pinggir jalan, banyak yang mengira mie ayam berasal dari Indonesia. Melansir dari Solopos, mie sendiri berasal dari Negeri Tirai Bambu yang tersebar ke penjuru dunia lewat perdagangan. 

“Bakmi” adalah cikal bakal dari mie ayam, olahan mie khas China yang diberi minyak serta daging babi. Mengikuti perkembangannya, olahan mie ini dimodifikasi menyesuaikan selera lokal dengan mengganti daging babi dengan ayam. 

Di Indonesia sendiri, mie ayam sering dikaitkan dengan Wonogiri, salah satu kabupaten yang ada di Jawa Tengah. Ini menjadikan Wonogiri dijuluki sebagai Kota Mie Ayam. Melansir dari Bake, sejarah mie ayam di Wonogiri berawal dari seorang pemuda Tunggulrejo bernama Ratiman yang merantau ke Jakarta pada tahun 1963. Situasi kampungnya yang tandus membuatnya mencoba peruntungan di ibu kota. 

Berkat ilmu yang Ratiman terima saat bekerja di pabrik mie di kawasan Pasar Baru, ia mulai berjualan mie ayam di waktu luang. Ratiman dengan giat terus mendorong gerobak kayunya berkeliling Glodok. Seiring waktu, usaha mie ayamnya terus berkembang. Ratiman lalu mengajak warga dari kampungnya dulu untuk ikut berjualan mie ayam di Jakarta. 

Fun Fact  warna gerobak mie ayam bisa menunjukan dari mana daerah asal dan cita rasa yang dijualnya. Gerobak dengan warna biru atau coklat berasal dari Wonogiri atau dari daerah Jawa tengah lainnya, terkenal dengan cita rasa kuahnya yang manis pekat dan juga kental. 

Gerobak warna hijau identik dengan mie ayam gaya Jawa Barat atau Priangan, menawarkan cita rasa yang lebih ringan, kuahnya yang lebih bening, dan terkadang pakai tauge. Dan untuk gerobak dengan warna kayu natural, biasanya menjual Mie ayam dengan cita rasa yang otentik dan terkesan tradisional.

Tags:

Terbaru
Author

Atmind

Follow Me
Other Articles
Previous

Sejarah Perkedel, Hidangan Kolonial di Tangan Masyarakat Lokal

Next

Resep Butter Tteok Viral, Tekstur Kenyal Lembut Berpadu dengan Aroma Butter yang Menggoda

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

  • Magelang Tempo Doeloe Hadirkan Nostalgia Kuliner dan Budaya Lewat 18 Subacara
    oleh Atmind
    Juni 25, 2026
  • Commsibition 2026, Wadah Kreativitas Mahasiswa Ilmu Komunikasi dalam Satu Panggung Karya
    oleh Atmind
    Juni 17, 2026
  • Mie Ayam Spesial Cap Dua Jago Tawarkan Cita Rasa Gurih Ala Yamin di Borobudur
    oleh Atmind
    Juni 11, 2026
  • Resep Potato Cheese Ball yang Lumer di Mulut
    oleh Atmind
    Juni 11, 2026
  • Menolak Lupa Lewat Rasa: Kisah Semur Jengkol dan Memori Masyarakat Pinggiran Batavia
    oleh Atmind
    Juni 11, 2026
  • Resep Gabin Tape Singkong Renyah dan Legit
    oleh Atmind
    Juni 11, 2026
  • Berawal dari Dapur Rumah Saat Pandemi, Pawira Kopitiam Hadirkan Nuansa Melayu di Magelang
    oleh Atmind
    Juni 11, 2026
  • Resep Garang Asem yang Gurihnya Bikin Kamu Mesem
    oleh Atmind
    Mei 31, 2026
  • Mengapa Penjual Sate Kebanyakan Orang Madura? 
    oleh Atmind
    Mei 31, 2026
  • Resep Alpukat Kocok yang Dijamin Rasanya Cocok
    oleh Atmind
    Mei 31, 2026

Yuk Jelajahi Kuliner Magelang!

Berikut Top 5 Daerah di Magelang yang wajib kamu kulinerin Cuiters!

Mungkid
Borobudur
Muntilan
Mertoyudan
Magelang

Website kuliner Magelang terlengkap dan terupdate pilihan sahabat kulineran dan UMKM Magelang

Jelajah Daerah Rekomendasi Kuliner Resep Sejarah Rasa Uncategorized

  • Instagram
  • TikTok
  • YouTube
Copyright 2026 — Cicip Cuit. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme