Berawal dari Ulekan Bu Rum, Begini Kisah terciptanya Ayam Geprek

Magelang – Siapa yang tidak mengenal ayam geprek? Makanan yang dikenal sebagai sahabat mahasiswa ini pasti sudah tidak asing lagi didengar. Harga yang relatif murah, dan penyajian yang sudah disertai nasi dan lalapan ini begitu digemari banyak kalangan.
Tapi, pernahkah Anda bertanya dari mana asal usul ayam geprek sampai bisa menjadi primadona bagi banyak kalangan?
Secara umum, ayam geprek adalah ayam berlapis tepung yang digoreng krispi. Setelah digoreng, nantinya ayam akan digeprek atau diremuk dan dicampur dengan sambal. Bahasa “geprek” sendiri berasal dari bahasa Jawa yang berarti dipukul atau ditekan.
Hasilnya, ayam yang sudah digeprek akan hancur, setelah itu dicampur dengan sambal sehingga mudah untuk dimakan. Dari kepraktisan itulah, ayam geprek tercipta. Melansir dari CNN dan Nibble, ayam geprek berasal dari Yogyakarta yang muncul pada tahun 2003. Saat itu, seorang perempuan penjual makanan di daerah Papringan bernama Ibu Ruminah atau lebih dikenal dengan sebutan Bu Rum diyakini sebagai pelopor dan pencipta ayam geprek yang otentik ini.
Berawal dari sebuah permintaan seorang mahasiswa yang ingin ayam goreng tepungnya untuk dihancurkan dan beri sambal agar mudah untuk dimakan. Awalnya, makanan ini dinamai ayam gejrot atau ayam ulek. Namun, Bu Rum akhirnya memilih memberi nama hidangan ini dengan sebutan ayam geprek.
Sekedar tambahan, ayam geprek memang mirip dengan ayam penyet yang sudah ada dari dulu. Akan tetapi, yang membedakan antara ayam geprek dan ayam penyet yakni terletak pada proses awal pengolahan.
Jika ayam penyet dibuat menggunakan ayam yang sudah diungkep bumbu kuning, makan lain dengan ayam geprek. Ayam geprek hanya dibuat menggunakan ayam yang digoreng tepung ala ala Kentucky.