Berawal dari Dapur Rumah Saat Pandemi, Pawira Kopitiam Hadirkan Nuansa Melayu di Magelang

Magelang — Mengusung konsep kopitiam khas Asia Tenggara dengan nuansa retro vintage, Pawira Kopitiam and Eatery menjadi salah satu tempat kuliner yang menarik perhatian masyarakat Magelang. Berlokasi di Jl. Tidar No.324, Kemirirejo, Kec. Magelang Tengah, Kota Magelang, Jawa Tengah, tempat makan ini menghadirkan suasana ala Malaysia dan Singapura melalui menu, desain bangunan, hingga konsep penyajiannya.
Pawira Kopitiam and Eatery dirintis oleh pasangan suami istri, Sakti dan istrinya, sejak tahun 2020 saat pandemi Covid-19 melanda. Awalnya, usaha ini hanya berupa dapur rumahan yang melayani pesanan online melalui aplikasi layanan makanan.
“Dulu kami mulai dari rumah, masak sendiri waktu pandemi. Awalnya cuma jualan online karena kondisi saat itu susah,” ujar Sakti, owner Pawira Kopitiam and Eatery pada Jumat (22/5/2026).
Seiring meningkatnya permintaan pelanggan, usaha tersebut perlahan berkembang. Setelah beberapa tahun berjualan online dan menggunakan gerobak di depan rumah, mereka akhirnya membangun area dine-in yang kini sudah berjalan lebih dari satu tahun.
Konsep kopitiam dipilih karena Sakti dan istrinya pernah tinggal dan sering menikmati kuliner di Malaysia serta Singapura. Pengalaman tersebut kemudian diadaptasi menjadi konsep tempat makan yang mereka bangun di Magelang.
“Karena suka jajan makanan di Malaysia dan Singapura, akhirnya kepikiran kenapa di Magelang belum ada kopitiam yang benar-benar terasa nuansa aslinya,” ujarnya.
Keunikan lain dari Pawira Kopitiam terlihat dari bangunan yang digunakan. Tempat makan ini memanfaatkan rumah peninggalan keluarga bergaya lawas yang semakin memperkuat suasana vintage ala kopitiam tempo dulu.

Tidak hanya konsep tempat, bahan baku yang digunakan juga menjadi pembeda. Beberapa produk seperti kopi dan bahan minuman didatangkan dari daerah Melayu seperti Medan dan Pontianak, bahkan menggunakan Milo Malaysia untuk mempertahankan cita rasa khasnya.
Selain konsepnya yang unik, harga menu di Pawira Kopitiam juga cukup terjangkau, mulai dari sekitar 10 ribu hingga 20 ribuan. Menu favorit pelanggan di tempat ini pun beragam, diantaranya ada nasi hainan, laksa, mie soya, mie hun laksa, hingga bubur khas Chinese style yang berbeda dari bubur pada umumnya di Magelang.
Sementara untuk minuman, kopi butter, kopi malaka, kopi kampul, dan kopi talua menjadi andalan yang banyak diminati pelanggan. Selain menghadirkan menu khas Melayu dan Chinese style, Pawira Kopitiam juga terus mengembangkan inovasi menu baru dari berbagai negara Asia Tenggara seperti Thailand dan Vietnam.
Suasana unik dari Pawira Kopitiam ini juga berhasil menarik perhatian salah satu pelanggan. Salah satu pelanggan, Pratama, menyebut tempat ini sebagai hidden gem karena dekorasinya yang retro dan berbeda dari tempat makan lain di Magelang.
“Dekorasinya bagus, retro jadul gitu. Nuansa kopitiamnya terasa,” ujar Pratama pada Jumat (22/5/2026).
Menurutnya, salah satu menu yang direkomendasikan untuk pengunjung baru adalah mie yamin serta kopi khas Pawira, seperti kopi kampul dan kopi talua yang menggunakan campuran telur. Dengan konsep autentik Asia Tenggara, bangunan vintage, dan menu khas Melayu yang jarang ditemukan di Magelang, Pawira Kopitiam and Eatery kini menjadi salah satu rekomendasi kuliner sekaligus tempat nongkrong dengan suasana unik di Kota Magelang.